Influencer anak rocker Ikang Fawzi kurban di Jaring Halus Langkat
Influencer Marsha Chikita Fawzi atau yang lebih dikenal dengan Chiki Fawzi bersama dompet dhuafa membagikan hewan kurban di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Elshinta.com - Influencer Marsha Chikita Fawzi atau yang lebih dikenal dengan Chiki Fawzi bersama dompet dhuafa membagikan hewan kurban di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan dompet dhuafa yang diberi nama tebar hewan kurban tersebut sudah memasuki tahun kelima di Desa Jaring Halus.
Kedatangan Chiki Fawzi anak bungsu pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque bersama tim dompet dhuafa tersebut disambut Kepala Desa Jaring Halus Usman dan Sekretaris Desa Jaring Halus Iskandar, di dermaga Pematang Buluh, Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang, Minggu sore (16/6).
Chiki Fawzi menuturkan, dia ingin beneficiaries penerima manfaat daging kurban itu penyebarannya lebih merata jadi itu semacam wealth distribution tidak menumpuk di kota-kota besar dimana banyak orang yang mampu berkurban. "Saya bersyukur dengan adanya tebar hewan kurban dari dompet dhuafa ini. Karena itu saya selalu berkurban di dompet dhuafa karena penerima manfaat daging kurban bisa merata, seperti hari ini di Desa Jaring Halus," ujarnya.
Manager Fundraising Komunikasi Yayasan Dompet Dhuafa Sumut Hajrul A Ritonga mengatakan, kurban di Desa Jaring Halus ini merupakan yang ke lima kali. Selain di Jaring Halus Kabupaten Langkat, dompet dhuafa juga tahun ini menyalurkan hewan kurban di Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo dan Kabupaten Labuhan Batu Utara.
"Chiki kurban seekor domba di Jaring Halus," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (18/6).
Sementara itu Kepala Desa Jaring Halus Usman mengatakan, ada 3 ekor sapi dan 14 ekor domba yang akan di sembelih di desanya semua itu berasal masing-masing dari Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 1 ekor sapi, dari Yayasan H Anif 1 ekor sapi, dari warga Batam Kepulauan Riau 1 ekor domba, dari dompet dhuafa 1 ekor sapi dan 13 ekor domba.
"Sementara warga desa kami, ada yang berkurban 2 ekor sapi dan 2 ekor domba. Insya Allah daging kurban tersebut cukup dibagikan kepada 950 kepala keluarga yang mendiami desa pulau ini, meski tidak sampai 1 kilogram daging, tapi semua warga kebagian," kata Usman.
Kepala Desa Jaring Halus mengaku setiap tahun di momen hari raya Idul Adha ada saja orang luar desa yang berkurban di desanya. Usman berterima kasih kepada semua shohibul kurban yang telah peduli dengan warga Desa Jaring Halus yang 90 persen berprofesi sebagai nelayan tradisional. Desa Jaring Halus merupakan desa pulau yang menggunakan alat transportasi air sepeti sampan (perahu) dan kapal kayu untuk sampai di desa tersebut.
"Butuh waktu 45 menit sampai 60 menit menempuh perjalanan air untuk sampai di Dermaga Desa Jaring Halus, kami juga berharap untuk tahun berikutnya semakin bertambah shohibul kurban yang berkurban di desa kami. Terima kasih kami kepada semua shohibul kurban yangu telah berkurban di desa kami, semoga Allah SWT menerima ibadah kurban bapak/ibu semua," ujarnya.
Sementara itu dihari kedua Idul Adha, Selasa (18/6) mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga turut memberikan seekor sapi kurban di Desa Jaring Halus. Sapi itu tiba di Desa Jaring Halus dini hari dan pagi harinya langsung disembelih.
"Sudah kita sembelih sapi dari bapak Edy Rahmayadi dagingnya kita distribusikan kepada para jompo di desa kami, jadi total kurban di desa kami tahun ini ada sapi 6 ekor dan 16 ekor domba," pungkas kepala desa.